G+on Media
GERAI JAHIT MODERN
KOTAK DAN TRANSPARAN
Desain karya arsitek asal Bandung, Yohan Tirtawijaya, ini menampilkan sosok modern yang kuat. Bangunnannya eye catching, dengan gutaran warna biru putih sebagai warna pengundang inderta mata untuk melihat.
Area parkir terbuka, bisa mewadahi enam mobil, membuat tampak depan bangun terlihat lapang. Lantas ada sunguhan etalase pakaian kerja yang terpasang pada manekin. Suguhan eklusif itu di tonjolkan dengan penggunaan kaca sebagai dinding utama fasad bangunan.
Sungguh, sekali pandang, bangunan ini seperti butik pakaian, tapi ternyata bukan. Bangunan dengan komposisi 50:50 antara dinding putih dengan kaca di bagian fasad itu adalah gerai jahit modern.
Masuk melalui “ gerbang” balok biru berdinding kaca, kita akan menemukan bentangan pola diagonal dari jalur sirkulasi orang. Jalur lantai berwarna gelap ini mengantar kita kearea kasir, yang didesain berbentuk kotak dengan aksen kaca bentuk kotak pula.
Putih terasa mendominasi dalam ruangan yang bermain olahan kontak-kontak pada lantai. Elemen kotak dari gypsum ini berfungsi sebagai etalase di dalam ruangan, dengan menekin pria-wanita yang berpakaian resmi. Panduan putih dan kotak merupakan komposisi modern yang member rasa nyaman.
Tampil unik terlihat di ruang penyimpanan berbagai gulungan kain. Dinding diolah melekuk untuk membentuk ruang pinyimpanan fungsional, yang dapat menampung puluhan kain siap potongan untuk dijahit.
Kosep unik gerai jahit pertama “Just Ja’it” itu memberikan infirasi bagi Yohan untuk mengeksploitasi sisi modern desain ruangan. Konsumen dapat merasakan kenyaman diruang yang sejuk dan lapang. Sementara itu, interaksi konsumen yang ingin mendapatkan desain untuk ukuran pakaian terbaik di wadahi dalam ruang fitting yang lapang. Ruang yang inspiratif, bukan?